Sekilas Tentang Asam Urat

Rabu, 31 Agustus 20110 Komentar


Definisi

Asam urat adalah kristal-kristal yang terbentuk sebagai hasil metabolisme zat purin yang merupakan bentuk turunan dari nukleoprotein serta salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel semua makhluk hidup. Purin terdapat dalam tubuh kita, juga pada makanan yang berasal dari hewan dan tumbuhan seperti daging, jeroan, sayur, buah, kacang, dan sebagainya. Selain itu, purin juga bisa dihasilkan dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi baik secara normal ataupun karena penyakit tertentu.



Proses terjadinya penyakit asam urat dan akibatnya.

Saat kita mengkonsumsi makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup, zat purin yang terkandung di dalamnya ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Makanan yang masuk akan diolah oleh tubuh melalui proses metabolisme dan menghasilkan asam urat. Tubuh manusia sudah menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan sehari-hari, yang berarti kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15%, sehingga apabila konsumsi zat purin berlebihan, maka kadar asam urat menjadi berlebihan juga.

Dalam kondisi normal, asam urat yang dihasilkan akan dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk urine dan feses (tinja/kotoran). Proses pembuangan ini diatur oleh ginjal, yang berfungsi mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh. Namun jika kadar asam urat berlebihan, ginjal akan kewalahan dan tidak sanggup mengaturnya sehingga kelebihan kristal asam urat tersebut akan menumpuk pada sendi-sendi dan jaringan yang menyebabkan persendian menjadi bengkak, meradang, panas, kaku dan terasa nyeri bahkan penderita sampai tidak dapat berjalan karena persendian terasa sangat sakit jika bergerak.

Mengenal gejala asam urat.

Nyeri sendi merupakan indikator utama asam urat, tapi rasa nyeri pada persendian banyak sebabnya, belum tentu disebabkan oleh asam urat. Berikut adalah sejumlah gejala yang patut diwaspadai :


  • Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan membengkak dan berwarna kemerahan (meradang). 
  • Rasa nyeri biasanya terjadi pada pagi hari (saat bangun tidur) atau malam hari dan berulang-ulang.
  • Biasanya terjadi pada sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan dan siku. 


Untuk memastikannya maka harus melakukan pemeriksaan laboratorium. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.

Penyakit asam urat biasanya diderita pria berusia 40 tahun ke atas dan wanita yang sudah menopause. Sebagian besar penderita asam urat juga memiliki penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau penyakit ginjal. Faktor kegemukan (obesitas) juga sering dijumpai pada penderita asam urat. Jika penyakit asam urat dibiarkan tanpa pengobatan, maka dapat berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.

Pantangan.

Penderita asam urat harus mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung zat purin antara lain sebagai berikut :
  • Jeroan : ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak.
  • Seafood : udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden.
  • Ekstrak daging : abon dan dendeng.
  • Makanan yang sudah dikalengkan : kornet sapi, sarden.
  • Daging kambing, sapi, kuda, bebek, angsa dan kalkun.
  • Kacang-kacangan : kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  • Sayuran : kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
  • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
  • Makanan kaya protein dan lemak.
  • Makanan yang mengandung alkohol : bir, wiski, anggur, tape dan tuak.
  • Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana jenis fruktosa : gula, permen, dan sirup.
Anjuran
  • Harus banyak minum air putih (terutama bagi mereka yang mempunyai batu ginjal). Air putih akan membantu mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine.
  • Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi : kentang, yogurt, dan pisang
  • Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C : jeruk, pepaya dan strawberry, termasuk buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat seperti buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.
  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks : nasi, singkong, roti dan ubi.
  • Jangan minum aspirin
  • Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
  • Turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup karena pada pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.
Demikian, semoga bermanfaat

Sumber : Dari berbagai sumber
Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kafe Bolejo - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger